Monday, December 15, 2008

dana bantuan langsung tunai, juga kini ada di jepang

di tempat kita, sudah sering kita dengarkan bantuan langsung tunai
atau BLT
itu untuk orang miskin atau orang yang merasa miskin
banyak juga orang yang mendadak pingin jadi miskin
dan tidak tahu malu menerima sumbangan itu
yaah. mau gimana lagi, cari duit susah.

ini juga terjadi di jepang
pemerintah memberikan sumbangan ke rakyat miskin
hanya beda caranya,

cara pertama,
pemerintah membagi sejenis kartu yang bisa digunakan untuk beli bahan
pokok
dengan kartu itu, dia bisa beli beras, dan bahan kebutuhan sehari hari
di sembarang toko
trus nanti toko akan mendapat dana pengganti dari pemerintah
satu kartu, sekitar 10 ribu yen dan itu berlaku selama satu bulan.
penerima bantuan itu kebanyakan adalah orang jompo,
orang muda dan enerjik, gak terlihat tuh.

cara kedua,
cash back. jadi, begitu belanja, dan ada cash back dari pembelian
bahan pokok
rada rumit juga, tapi ini terjadi lho. tidak semua toko punya metode
gini.

bantuan langsung tunai untuk orang asing

pemerintahan aso juga memperhatikan bukan hanya kaum pengangguran saja, melainkan semua warga yang tinggal di jepang, juga akan mendapat perhatiannya. mulai bulan mei, barangkali anda sudah mendapat formulir warna hijau. nah formulir itu adalah formulir untuk mendapatkan bantuan langsung tunai dari pemerintah jepang. untuk anda, cukup dengan 12 ribu yen dan untuk anak anak, sekitar 20 ribu yen. segera aja dikirim formulirnya dan deadline adalah sekitar bulan oktober. pemerintah berkeyakinan, bahwa dengan memberi dana segar ke masyarakat, akan lebih menggairahkan ekonomi jepang. pembagian bantuan ini, sangat praktis dan ga pake ribet seperti di tempat kita. satu orang akan mendapat satu formulir. kenapa nggak ribet? karena pemerintah daerah akan mengirim satu persatu formulir ke alamat masing masing dan dana akan langsung di transfer ke rekening masing masing. simpel bukan? nggak banyak orang yang terlibat dan hasilnya, nggak akan ada pungli. itu semua berawal dari sistem pemerintahan sudah rapi. kapan kita akan seperti itu ya?

masukan untuk pemerintah :

1. atur dan cobalah untuk berpikir sistematis
2.jangan terlalu banyak orang yang dilibatkan dalam urusan suatu program
3. jangan kebanyakan pegawai, terlalu banyak pegawai, bakal payah. ngurusi orang akan lebih payah dari pada ngurusi mesin
4. kendalikan jumlah penduduk,
5. perbaiki pendidikan

jepang sedang memprihatinkan, pengangguran mulai bertambah

saat ini adalah saat yang sulit di jepang untuk cari pekerjaan
alih alih cari pekerjaan, banyak perusahaan yang memberhentikan
karyawannya.
dalihnya, karena tidak bisa eksport lagi ke amerika.
sebagaimana kita ketahui, bisnis di amerika kini lagi terpuruk.

malam ini, di nhk, profil pengangguran jadi sorotan berita utama
dia adalah salah satu orang yang di phk
dulu dia bisa tinggal di apartement
punya HP, dan bisa hidup normal.

tapi kini, apartement ga punya,
apalagi HP, dan untuk makan, nunggu antrian makan gratis.
ada juga yang cari makan disela sela sampah toko
(banyak juga sih, yang masih layak makan sebenarnya)
trus cari kardus untuk alas tidur.

bayangkan, pengangguran macam gitu,
yang kita sering liat di indonesia, kini mulai bertebaran di jepang.
pemerintah jepang sedang pusing mikir hal ini.

itulah kenyataannya akhir akhir ini.
gimana coba solusinya.

Saturday, December 13, 2008

jangan pergunakan bahasa indonesia di luar negeri

Jangan lah kamu seringkali menggunakan bahasa Indonesia dipergaulan
internasional, dimana ada banyak kawanmu disana. Misalnya kamu
berlima, dua orang dari Indonesia, sedang lainnya dari negara lain
atau dari native negara yang sedang kamu diami, disaat itu, janganlah
kamu sering bercakap dengan bahasa Indonesia.

Kenapa demikian? Karena nantinya kamu akan dibenci dan tidak
dihargai oleh teman kamu itu.

Apalagi di dalam grup mu, bukan hanya berasal dari negara native,
tapi juga berasal dari negara lain. Aku bias merasakan hal itu karena
aku secara langsung mengalaminya.

Aku berkumpul dengan orang Thailand. Mereka juga tidak peduli apakah
ada aku atau tidak, mereka tetap bercakap dengan bahasa mereka. Aku
jadi sebel. Aku dianggap teman atau tidak tho. Kok melulu pake bahasa
Thailand.

Coba bandingkan dengan aku bersama teman indonesiaku. Disaat aku
kumpul dengan orang internasional, maka, tidak pernah kupake bahasa
Indonesia dengan dia. Banyak juga diantara teman internasionalku yang
salut pada kami dan mereka juga ada yang bertanya, kenapa kamu kalau
bicara dengan orang Indonesia, pake bahasa inggris? Dan jelas
jawabku, kalau aku pake bahasa Indonesia, maka kamu gak bakalan tahu.
Lalu orang itu mengucap salut padaku sambil berkata, wah orang
Indonesia pandai menghargai teman ya.

Itulah adat pergaulan internasional. Jika kamu ingin dihargai teman,
hargailah dia dengan melibatkan dia dalam percakapanmu. Jangan lah
kamu egois dengan bicara pake bahasa Indonesia.

Thursday, December 11, 2008

belajar di luar negeri kumpulnya sama orang dalam negeri

itulah yang terjadi disini dan kupikir, tidak hanya di jepang, tapi juga terjadi di negara lain.
aku mencermati orang orang dari berbagai penjuru dunia.

disini, di kagawa, ada 16 orang thailand dan mereka hidup di satu apartemen.
kemana mana, mereka selalu bersama.
dari berangkat sekolah, makan, hingga tidur lagi, mereka selalu bersama.

memang betul, kita harus saling akrab.
tapi menurutku tidak seperti itu caranya
boleh lah kadang bersama, tapi jangan selalu bersama seperti itu.

sehingga efeknya dapat ditebak,
TIDAK BERKEMBANG !
coba aja, mana ada diantara mereka yang mahir bahasa jepang
juga bahasa inggris.
cuma satu dua orang saja yang kadang kumpul dengan grupnya,
tapi kadang juga bergabung dengan grup jepang.

sudah susah belajar di luar negeri, tapi larinya masih ke dalam negeri juga
banyak contohnya,
mulai dari komputer yang harus berbahasa negerinya,
dengar musik juga musik yang lagi nge in di negerinya
setel tivi online juga tivi negerinya.

so, karena tidak ada teman indonesia disini,
maka aku hanya berpikir bagaimana dengan teman temanku di belahan kota lain ya?
apakah guyup rukun sampai ke akar akarnya kayak gitu?
bisa jadi, belajar di jepang, bukannya mahir bahasa jepang,
melainkan mahir berbahasa sunda, jawa, dan sumatra.

percayalah, orang yang maju, adalah orang yang mampu mengambil resiko
dengan bergaul bersama orang luar.

Wednesday, December 10, 2008

donor darah gaya jepang

hari ini aku memberanikan diri untuk donor darah
disana ada dua dokter yang bertugas menangani pendonor
berikut ini tahap-tahapnya

1. mengisi formulir identitas
2. mengisi formulir serentetan pertanyaan mengenai kesehatan
3. wawancara, darimana asalnya. inilah yang bikin lama prosesnya.
mereka akan tanya, kota apa, dekat dengan jakarta tidak, kotanya
seperti apa, kemudian mereka akan mencocokkan jawaban dengan peta
mereka. rupanya mereka sangat jeli terhadap wabah penyakit endemik di
suatu negara. lebih menariknya lagi, ada pertanyaan, seberapa besarkan
kotamu. waduh.. aku bingung. kujawab aja dengan besar sekali. sama
kaya kyoto. dan lebih repotnya lagi, aku harus menunjukkan kotaku di
peta miliknya. kota yang mereka kenal hanya jakarta dan bali.
4. pembuatan kartu donor dan pembuatannya diperlukan nomor PIN. wow.
kayak bikin kartu ATM.
5. wawancara lagi oleh dokter, mengenai kesehatan pribadi.
pertanyaannya hampir sama, tapi karena si dokter itu hanya tahu bahasa
jepang, ya, gitu deh.. jadinya lama.
6. pengambilan sampel darah di meja suster. disitu ditanya lagi,
hampir sama pertanyaannya. disini, dicek type nya, kadar
hemoglobinnya, dan tekanan darah.
7. masuk ke dalam bis kesehatan. didalamnya ada 5 kursi reclining set,
kursi yang bisa diatur posisinya itu.
8. dikasih minuman botol, disuruh milih, teh apa calpico.
9. menempatkan diri di kursi reclining itu dan lagi, diwawancara
dengan hal yang sama sebagaimana sebelumnya. rupanya disini, para
suster juga bertugas memastikan jawaban si pendonor.
10. mulailah ritual pangambilan darah 400 ml
11. setelah selesai, disuruh istirahat 5 menit dan setelah itu,
disuruh menunggu di kursi tunggu. disitulah di terangkan bagaimana
semestinya segera setelah donor. sepuluh menit duduk disana. disitu
juga diterangkan bahwa dalam waktu dua minggu, akan datang surat
berisi hasil cek darah. nah inilah hebatnya, disana akan ada item
kolesterol dan teman temannya, hemoglobin, eritrosit, semua tentang
darah, akan di sampaikan dalam waktu dua minggu.
12. keluar dari bis kesehatan dan diluar telah menunggu jajanan,
dipersilakan untuk memilih mana yang disuka. permen, snack, gantungan
kunci. sayangnya ga ada minuman sport atau suplemen lainnya.

Sunday, December 7, 2008

Tes kemampuan bahasa jepang di jepang

Hari ini aku ikut tes itu. Level 3. Berangkat dari apato jam 6 pagi agar sampai di tempat tes, di daerah zentsuji jam 8.
Ternyata sama seperti di indo, tempat tes, jauh sekali. Dulu wkt aku ambil level 4, aku hrs menempuh perjalanan dari semarang ke jogja.
Mudah mudahan berhasil ya allah. Mudahkanlah aku.

Bulan februari akan kunantikan, karena pada bulan itu,
katanya akan diumumkan hasilnya.

Update info:
Hari yang dinanti telah tiba. Tanggal 16 Feb 2009, datanglah surat berisi pengumuman hasil tes itu. Dan.. jreengg.. gagal!!
dari standar kelulusan (240) aku hanya mencapai 237, so kurang 3 point, artinya, jika aku bisa mengerjakan dengan benar 3 soal lagi, maka luluslah aku. Hiks.. bayangkan, cuma kurang tiga point!

Saturday, December 6, 2008

Japan society dairy product

Dairy product sangat amat banyak ditemukan disini. Mulai dari makanan hingga obat.
Oleh karena itu perlu kiranya menyadarkan masyarakat bukan cuma memakai, tp juga agar sadar dari mana itu diperoleh.
Salah satu kegiatannya adalah seminar utk umum. Dan aku ikut jadi pesertanya.

bahasa indonesia memang "kaya"

cobalah untuk melafalkan satu kata, pasti ada artinya dan artinyapun
cuma satu atau dua.
sinonimnya sangat sedikit. satu kata, punya satu arti.
hebatnya lagi, salah mengucap sedikit vokal, tidak merubah arti.

payahnya jepang, adalah satu kata punya banyak arti.
bukan banyak, tapi banyak sekali.
satu kata bisa sepuluh arti.

seandainya ada orang berucap kata itu dan tidak diperagakan dan tidak
dipakai dalam kalimat,
orang lawan bicara pasti tidak bisa menangkap artinya.

orang jepang sendiripun kewalahan untuk itu.
banyak diantara murid sma dan mahasiswa yang tidak hapal kanji
so, kamus jepang sudah menjadi kewajiban setiap mahasiswa.
bukan untuk cari kata inggris, tapi untuk cari arti dan kanjinya.
bayangkan, bahasa sendiri aja, tidak bisa dengan mudah dikuasai.

orang yang tidak sekolah, barangkali, tidak apal kanji.
mereka hanya bisa ngomong aja, tapi tidak bisa baca, apalagi menulis.
(mungkin sama kayak tempat kita yang buta aksara ya)

tapi memang menguasai bahasa jepang, sungguh menguras pikiran dan tenaga
selain belajar cara ngomong, juga harus belajar kanji.

tidak bisa dipungkiri, orang yang tidak bisa baca alphabet, seperti
jepang tempo dulu,
ternyata bisa jadi maju seperti sekarang ini.
apa kuncinya?
adalah semangat dan tekun!

Tuesday, December 2, 2008

intrik mahasiswa asing di jepang

tidak di dalam negeri saja, kejadian ini terjadi.
suatu intrik antar sesama mahasiswa juga terjadi.

ada mahasiswa yang senang bergaul dengan kelompok lain
tapi banyak pula yang hanya berkutat di grupnya
biasanya orang yang tidak suka bergaul dengan grup negara lain,
dia termasuk orang yang kaku dan susah diajak kerjasama.
tapi ada sisi positifnya, dia adalah tipe seorang penurut.

lain lagi dengan orang yang satu lab denganku.
dia senang sekali mengungkapkan bahwa pak guru begitu tinggi tuntutannya
bukan cuma itu, dia juga seringkali mengeluh padaku
tentang banyaknya kerjaan
intinya, dia tidak suka.
namun akhirnya aku tahu, trik itu hanyalah tipuan belaka
agar aku tidak senang terhadap pekerjaan
so, dialah yang tetap memegang rekor sebagai orang yang dikatakan rajin.

kenapa aku punya pikiran seperti itu?
mula mula aku percaya saja dia mengatakan hal itu
namun lama lama aku tahu bahwa itu adalah bohong besar
sebenarnya dia juga senang akan kegiatannya
buktinya dia selalu mencari hal yang diluar kewajaran
artinya, dia suka cari cari hal yang sulit
padahal tidak diwajibkan oleh pak guru
dia aja yang sok kritis dan sok pingin tahu

rupanya sisi inilah yang dia tidak mau ada orang lain menirunya
sehingga dia selalu mengeluh dan seolah olah dia memperoleh beban yang sangat berat.

ha ha.. aku tahu akhirnya..
nggak perlu merasa demikian seharusnya..
aku tidak merasa berlomba dengan mu kok.
santai aja, kita tidak berkompetisi..

Monday, December 1, 2008

ada dikit perubahan

sedikit perubahan ada pada blog saya ini.
tapi semoga tidak mengganggu kalian semua dalam membaca diary ku ini.